Mengenal Abdullah al Qasimi


Abdullah al-Qasemi merupakan seorang penganut Salafi, tetapi baru-baru ini ia berubah menjadi seorang Athies.

Dia dikenal sebagai seorang penulis abad ke-20 Arab Saudia dan seorang intelektual. Dia dianggap kontroversial di dunia Arab karena perubahan dirinya dari mengerti radikal yang membela Salafisme  menjadi seorang penganut Atheisme.

Mantan Salafi kelahiran Buraidah Saudi Arabia tahun 1907 ini lalu menyangkal keberadaan Maha dan mengkritik Islam, dan buku-bukunya dilarang di segala dunia Arab.

Al-Qasimi mulanya masuk sekolah Sheikh Ali Mahmoud, ayahnya meninggal pada tahun 1922, dan al-Qasimi kemudian dibebaskan dari dilema yang ditimpakan kepada ayahnya sehingga ia bisa melanjutkan studinya.
Seorang pedagang Abdulaziz Al-Rashed Al-Humaid terkesan dengan al-Qasimi, sehingga ia membawanya di Irak, India, dan Suriah, sampai hasilnya, Al-Qasimi melanjutkan studinya di sekolah Sheikh Amin Shanqeeti di Zubair Irak setelah itu ia mengerjakan perjalanan ke India di mana ia menghabiskan dua tahun belajar di sekolah, ia belajar bahasa Arab, hadits, dan dasar-dasar syariat Islam. Dia kembali ke Irak dan masuk ke sekolah al-Kazimiyah, ia lalu pindah ke Damaskus, sampai hasilnya ia memutuskan untuk tinggal di Kairo .

Al Qasimi telah belajar di Universitas Al-Azhar di Kairo pada tahun 1927, tetapi ia diusir karena bukunya yang berjudul \"البروق النجدية في اكتساح الظلمات الدجوية\" yang menyangkal artikel Ulama Al Azhar Yusuf al-Degwy, berjudul \" التوسل وجهالة الوهّابيي\" yang diterbitkan dalam Journal \"Nour al-Islam\" pada tahun 1931. Abdullah al-Qasimi lalu menulis beberapa buku yang menyerang para ulama Al-Azhar.

Belakangan, Al Qasimi berubah dari seorang Salafi menjadi seorang Atheis. Dia pernah dipenjara di Mesir, dan sukses lolos dari percobaan pembunuhan di Mesir dan Lebanon,  ia meninggal karena kanker di Ain Shams-Hospital di Kairo, Mesir pada 1 September 1996, dan di makamkan di Mesir.

0 Response to "Mengenal Abdullah al Qasimi "

Post a Comment