Nabi 'Isaa dan para Nabi 'alaihimussalam Berpoligami


Nabi 'Isaa dan para Nabi 'alaihimussalam Berpoligami Umatnya Anti Poligami dan Phobia Terhadapnya?

Dibuka dengan Firman Allah Ta'ala:
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِّن قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً
"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan”
[QS. Ar Ra’d : 38].

-Dan ayat ini sudah mencukupi bagi kita untuk meyakini Para Rasul 'alaihimussalam berpoligami-
Yang pertama mari kita lihat pendapat para pakar sejahrawan dan pakar Theologi dan Alkitab Yang bernama Prof. Dr. Barbara Theiring berasal dari Sidney Australia yang mendalami Naskah Laut Mati yaitu Naskah tertua injil tertua yang ditemukan di Laut Mati, beliau memelajari selama 20 Th dan akhirnya terciptalah buku Jesus The Man, kemudian menghubungkan dengan ayat Bible (Injil) dan menemukan bahwa ternyata Nabi Isa itu bukan hanya menikah tapi Beliau juga Berpoligami.

Dalam buku Jesus The Man dijelaskan bahwa upacara-upacara pernikahan Yesus ini berusaha dikaburkan oleh gereja. Untuk lebih jelasnya silahkan baca Injil Markus 14 :3:
Καὶ ὄντος αὐτοῦ ἐν Βηθανίᾳ ἐν τῇ οἰκίᾳ Σίμωνος τοῦ λεπροῦ, κατακειμένου αὐτοῦ ἦλθεν γυνὴ ἔχουσα ἀλάβαστρον μύρου νάρδου πιστικῆς πολυτελοῦς· συντρίψασα τὴν ἀλάβαστρον κατέχεεν αὐτοῦ τῆς κεφαλῆς.
"Datanglah seorang membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkan minyak itu ke atas kepala Yesus."
Silahkan baca lagi injil Lukas 7:37-38:
καὶ ἰδοὺ γυνὴ ἥτις ἦν ἐν τῇ πόλει ἁμαρτωλός, καὶ ἐπιγνοῦσα ὅτι κατάκειται ἐν τῇ οἰκίᾳ τοῦ Φαρισαίου, κομίσασα ἀλάβαστρον μύρου
καὶ στᾶσα ὀπίσω παρὰ τοὺς πόδας αὐτοῦ κλαίουσα, τοῖς δάκρυσιν ἤρξατο βρέχειν τοὺς πόδας αὐτοῦ, καὶ ταῖς θριξὶν τῆς κεφαλῆς αὐτῆς ἐξέμασσεν, καὶ κατεφίλει τοὺς πόδας αὐτοῦ καὶ ἤλειφεν τῷ μύρῳ.
Maria Magdalena membawa buli-buli pualam berisi minyak wangi sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kakinya, lalu membasahi kakinya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kakinya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Menurut para pakar sejahrawan dan dan Alkitab Prof. Dr. Barbara Theiring dalam bukunya Jesus The Man, upacara seorang wanita membawa minyak wangi, kemudian menuangkan kerambutnya kemudian mengusapkan rambutnya kepada kaki laki-laki serta mencium kaki laki-laki merupakan pernikahan bangsawan Yahudi.

Untuk lebih jelasnya silahkan baca Kidung Agung 1:
Kiranya ia mencium aku dengan kecupan! Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur, harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah …
Lihat lagi Injil Lukas 7:37-38, dengan jelas Maria Magdalena mencurahkan minyak dan mencium kaki 'Isaa 'alaihissalam.
Jadi ini adalah upacara PERNIKAHAN BANGSAWAN YAHUDI. Tapi sayangnya dalam Injil upacara seperti ini disembunyikan…!

Seolah-olah istilah ini adalah Maria Magdalena adalah perempuan berdosa datang meminta ampun kapada Yesus. DAN ITU TIDAKLAH BENAR. Itu adalah perbuatan Gereja yang berusaha menutupi fakta sejarah bahwa ' Isaa 'alaihissalam sebenarnya pernah menikah di Kana’an.
Untuk lebih jelasnya pada bukunya Prof. Dr. Barbara Theiring yang bejudul Jesus The Man mengatakan :
Pernikahan Yesus dan Maria Magdalena sangat jelas kelihatan dari kata-kata di dalam Injil (seperti yang terlampir di atas) KARENA SEORANG PEREMPUAN MENCIUM LAKI-LAKI YANG BUKAN MUHRIMNYA ITU HUKUMANNYA, ADALAH HUKUMAN MATI.

Nah..! Sekarang kenapa dalam injil Lukas Maria Magdalena yang mencium kaki Yesus tidak dihukum Mati…?

Jawabannya adalah karena Maria Magdalena dan Yesus sedang melaksanakan upacara pernikahan.
Setelah keempat Injil seolah-olah bungkam terhadap pernikahan Yesus .., ternyata masih ada Injil yang menyatakan bahwa Maria Magdalena adalah istri Yesus. Injil itu adalah Injil Filipus, dan Injil ini ditolak dan dianggap apokripa oleh Gereja. Mengapa ditolak …?

Karena kalau Gereja menerima Injil Filipus maka Yesus yang dikatakan Anak Allah dan dikatakan sebagai Tuhan itu ternyata mempunyai istri dan punya anak; berarti akan ada anak Tuhan dan ada Cucu Tuhan…!

Dan untuk mengetahui kapan Yesus menikah, silahkan baca Prof. Dr. Barbara Theiring dalam bukunya Jesus & the Riddle of the Dead Sea Scroll (Naskah Laut Mati), Harper San Fransisco, New York 1992, di buku ini dijelaskan kronologi perkawinan Nabi 'Isaa 'alaihis salam.Perkawinan Yesus yang pertama (kawin gantung) dengan Maria Magdalena diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 22 September 30 M, Jam 18.00, bertempat di Ain Feshkah (Palestina).

Kemudian selanjutnya Perkawinan yang kedua adalah hari Kamis, pada tanggal 19 Maret 33 M, jam 24.00, di Ain Feshkah, 'Isaa 'alahis salam menikah dengan Maria Magdalena kedua kalinya. Apakah tanggal 19 Maret 33 M itu adalah tanggal 19 Maret di mana besok malamnya ia disalib.

Jadi jelas tanggal 19 Maret Yesus dan Maria Magdalena itu menikah dengan 'Isaa 'alaihis salam dan sudah hidup bersama-sama. ini diperlihatkan berdasarkan Injil Yohanes 12:3, jadi Maria Magdalena yang mencurahkan minyak dan mencium kaki 'Isaa 'alaihis salam pada Injil Lukas adalah upacara pernikahan, dan pada Injil Yohanes 12:3 adalah
RESEPSI PERKAWINAN. PADA WAKTU ITULAH TAMU-TAMU DIUNDANG DAN KARENA BANYAKNYA TAMU YANG DATANG AKHIRNYA KEHABISAN ARAK.
DI DALAM INJIL Bunda Maria mengatakan pada 'Isaa 'alaihis salam bahwa arak habis. Maka dari itu mukjizat yang diberikan Allah yang pertama yaitu mengubah Air menjadi arak. jadi mukjizat yang pertama bukan menyembuhkan penyakit dan menghidupkan orang mati, tapi mengubah air menjadi arak. Lalu apakah 'Isaa 'alaihis salam setelah mengawini Maria Magdalena tidak kawin lagi?

Pada malam Selasa pada tanggal 17 Maret 50, jadi 17 tahun setelah resepsi perkawinan dengan Maria Magdalena, Yesus kawin dengan Istrinya yang Kedua bernama Lidya. Jadi Yesus punya 2 istri, Yang pertama dengan Maria Magdalena dan yang kedua dengan Lidya.
Jadi menurut Naskah Laut Mati 'Isaa 'alaihissalam TERNYATA BERPOLIGAMI.

0 Response to "Nabi 'Isaa dan para Nabi 'alaihimussalam Berpoligami "

Post a Comment